Handphone Hilang, M-Bangking dan E-Wallet Raib Senilai 25 Juta
- calendar_month Jumat, 15 Mei 2026
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
BSDHitz, Jakarta — Kehilangan handphone kembali memicu kerugian besar. Seorang korban harus menanggung kerugian hingga Rp25 juta setelah pelaku yang mengambil ponselnya berhasil mengakses layanan mobile banking dan dompet digital milik korban.
Peristiwa ini bermula saat korban menyadari handphone miliknya hilang. Dalam waktu singkat, pelaku langsung memanfaatkan akses di perangkat tersebut untuk membuka sejumlah aplikasi keuangan yang masih terhubung. Pelaku kemudian memindahkan dana dari rekening dan saldo e-wallet milik korban.
Korban mengetahui kejadian itu setelah menerima notifikasi transaksi. Saat korban memeriksa mutasi rekening dan riwayat transaksi digital, sejumlah dana sudah berpindah ke akun lain. Total kerugian yang dialami korban mencapai senilai Rp25 juta.
Kejadian ini menunjukkan masih tingginya risiko kejahatan digital yang memanfaatkan kelalaian pengguna dalam mengamankan perangkat pribadi. Banyak pengguna masih menyimpan akses aplikasi perbankan tanpa lapisan keamanan tambahan, sehingga pelaku bisa lebih mudah masuk ketika berhasil menguasai perangkat.
Korban langsung melaporkan kejadian tersebut dan berupaya memblokir seluruh akses perbankan serta akun digital yang terhubung. Langkah cepat seperti memblokir kartu SIM, mengganti kata sandi, dan menghubungi pihak bank menjadi cara penting untuk menekan kerugian lebih besar.
Masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan saat membawa perangkat pribadi di tempat umum. Pengguna sebaiknya mengaktifkan fitur sidik jari, PIN yang kuat, verifikasi dua langkah, dan tidak menyimpan data sensitif secara terbuka di handphone.
Kasus ini menjadi pengingat bahwa kehilangan satu perangkat bisa membuka celah besar bagi pelaku kejahatan digital. Kewaspadaan dan pengamanan berlapis jadi langkah utama untuk melindungi data serta saldo rekening dari aksi pencurian.
- Penulis: Neti Setiyawati

Saat ini belum ada komentar