Tim SAR Temukan Serpihan Tulang Diduga Korban Erupsi Gunung Dukono
- calendar_month 20 jam yang lalu
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
BSDHitz, Halmahera Utara — Tim gabungan petugas SAR dan relawan berhasil menemukan puing-puing tulang yang diduga kuat milik korban erupsi Gunung Dukono. Penemuan ini terjadi di tengah proses evakuasi yang berlangsung ekstra hati-hati pasca-ledakan hebat gunung tersebut.
Erupsi eksplosif sendiri melanda kawasan puncak pada 8 Mei 2026. Kala itu, sekitar 20 pendaki nekat berada di sekitar kawah. Padahal, otoritas setempat sudah menutup total area tersebut karena menyandang status rawan bahaya.
Berdasarkan data sementara dari pihak terkait, bencana ini menewaskan tiga orang pendaki. Korban jiwa tersebut meliputi dua warga negara Singapura dan satu warga negara Indonesia. Mereka terjebak saat gunung berapi ini memuntahkan kolom abu dahsyat hingga setinggi 10 kilometer ke udara.
Ratusan personel yang terdiri dari tim SAR, militer, dan kepolisian kini bahu-membahu menyisir lokasi kejadian. Mereka juga menerjunkan drone termal guna mempercepat pencarian. Meski begitu, tim di lapangan menghadapi tantangan berat berupa medan yang ekstrem dan aktivitas vulkanik yang masih terus bergejolak.
Catatan Petugas: Tim medis saat ini mengumpulkan serpihan tulang yang berukuran kecil tersebut. Langkah ini bertujuan agar pihak berwenang bisa segera melakukan identifikasi lebih lanjut melalui tes DNA.
Tragedi memilukan ini kembali membunyikan alarm peringatan tentang risiko tinggi aktivitas vulkanik di Indonesia. Gunung Dukono sendiri memang sudah lama masuk dalam daftar hitam potensi bahaya geologis nasional karena sifatnya yang sangat aktif dan tak terprediksi. Pihak berwenang meminta masyarakat dan wisatawan untuk selalu mematuhi radius aman demi mencegah kejadian serupa terulang kembali.
- Penulis: Dwi Farhan Syahputra

Saat ini belum ada komentar