Zebra Cross Kreatif Bergaya Pac-Man Ditertibkan Pemerintah
- calendar_month 22 jam yang lalu
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Foto: Indrianto Eko Suwarso/ANTARA FOTO
BSDHITZ, Jakarta – Zebra cross unik bergaya karakter gim Pac-Man di Jalan Dr. Soepomo arah Pancoran, Jakarta Selatan, viral di media sosial dan langsung menarik perhatian publik.
Zebra cross ini terlihat berbeda dari biasanya karena dihiasi gambar warna-warni, termasuk karakter mirip Pac-Man, yang membuat penyeberangan jadi lebih mencolok dan menarik.
Marka tersebut dibuat oleh warga setempat. Sementara itu, Dinas Bina Marga DKI Jakarta menjadi pihak yang menanggapi dan akan menindaklanjuti kondisi tersebut.
Lokasinya berada di Jalan Dr. Soepomo, kawasan Pancoran, Jakarta Selatan. Fenomena ini mulai ramai dibicarakan pada akhir Maret 2026 setelah video pembuatannya viral di media sosial.
Warga mengaku berinisiatif membuat zebra cross ini karena marka sebelumnya sudah hilang atau tertutup aspal baru, sehingga dianggap kurang aman bagi pejalan kaki.
Dengan alat seadanya, warga kemudian mengecat ulang zebra cross dan menambahkan ilustrasi kreatif agar lebih terlihat jelas sekaligus menarik perhatian pengguna jalan.
Menanggapi hal ini, Dinas Bina Marga DKI Jakarta tetap mengapresiasi kreativitas warga, namun menegaskan bahwa marka jalan harus mengikuti standar resmi demi keselamatan.
“Sehubungan dengan belum tersedianya fasilitas zebra cross di lokasi tersebut, kami menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami oleh masyarakat,” ujar Kepala Pusat Data dan Informasi Dinas Bina Marga DKI Jakarta.
Pemerintah juga menyatakan bahwa zebra cross tersebut tidak sesuai standar teknis, sehingga akan dibongkar dan diganti dengan marka resmi agar tetap aman digunakan.
Pada akhirnya, zebra cross bergaya Pac-Man ini memang jadi bukti kreativitas warga, tetapi juga mengingatkan bahwa fasilitas publik harus tetap mengikuti aturan agar keamanan semua pengguna jalan tetap terjaga.
- Penulis: Nakila khoirun nisa
- Editor: Nadia Syakira Aurellia

Saat ini belum ada komentar