Pemerintah Imbau Masyarakat Hindari Menyentuh Bayi dan Balita Saat Lebaran untuk Cegah Penularan Campak
- calendar_month Minggu, 15 Mar 2026
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
BSDHITZ, Jakarta – Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengimbau masyarakat untuk tidak sembarangan menyentuh bayi dan balita saat momen silaturahmi Lebaran guna mencegah risiko penularan penyakit campak.
Imbauan tersebut disampaikan karena bayi dan anak kecil merupakan kelompok yang paling rentan terhadap penyakit menular, terutama ketika terjadi interaksi fisik yang intens dalam kegiatan berkumpul bersama keluarga.
Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Penanggulangan Penyakit Kementerian Kesehatan, dr. Andi Saguni, mengatakan kebiasaan menyentuh atau menggendong bayi tanpa memperhatikan kondisi kesehatan dapat meningkatkan risiko penularan penyakit.
“Kebiasaan asal menyentuh bayi maupun balita saat kita berkumpul, terutama saat Lebaran, sebaiknya memang dikurangi atau bahkan dihindari karena risiko penularannya tinggi,” kata Andi Saguni dalam konferensi pers pembaruan kasus campak di Jakarta, Jumat (6/3/2026).
Campak Mudah Menular pada Anak yang Belum Memiliki Kekebalan
Menurut Andi, momen Lebaran identik dengan aktivitas silaturahmi yang melibatkan banyak orang dan kontak fisik, seperti memeluk, menggendong, atau mencium anak kecil. Kondisi tersebut dapat mempercepat penyebaran virus, khususnya pada bayi dan balita yang daya tahan tubuhnya masih berkembang.
Selain itu, Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Ani Ruspitawati juga mengingatkan masyarakat untuk lebih berhati-hati ketika berinteraksi dengan anak kecil saat kunjungan keluarga.
“Salah satu pesannya adalah jangan suka memegang atau mencium anak-anak, terutama bayi dan balita, karena daya tahan tubuh mereka masih sangat rentan,” ujar Ani Ruspitawati saat ditemui di Jakarta Timur, Selasa (10/3/2026).
Imunisasi Jadi Perlindungan Utama
Meski demikian, pemerintah menegaskan bahwa imbauan tersebut bukan berarti masyarakat tidak boleh berinteraksi dengan anak kecil. Imbauan ini dimaksudkan sebagai langkah pencegahan agar penularan penyakit dapat diminimalkan.
Kementerian Kesehatan juga mengingatkan para orang tua untuk memastikan anak mendapatkan imunisasi campak secara lengkap, karena vaksinasi merupakan cara paling efektif untuk melindungi anak dari penyakit tersebut.
- Penulis: Nadia Syakira aurellia
- Editor: Dwi Farhan Syahputra

Saat ini belum ada komentar