Breaking News
light_mode
Beranda » Bisnis » Ekspansi Masif, Data Center RI Bidik 1,65 GW di 2026

Ekspansi Masif, Data Center RI Bidik 1,65 GW di 2026

  • calendar_month Rabu, 27 Mei 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BSDHITZ, Tangerang Selatan – Pertumbuhan ekonomi digital memicu percepatan pembangunan infrastruktur Pusat Data (Data Center) di Indonesia. Adopsi masif teknologi Kecerdasan Buatan (AI) turut mendorong tren ini. Berdasarkan proyeksi industri terkini, kapasitas total fasilitas data center nasional akan melesat tajam. Angka tersebut bakal menembus 1,65 Gigawatt (GW) pada akhir tahun 2026.

Kebutuhan pemrosesan AI menuntut komputasi berkinerja tinggi (High-Performance Computing). Hal ini menjadi pendorong utama lonjakan kapasitas tersebut. Pada praktiknya, spesifikasi server padat menyerap daya jauh lebih besar daripada server konvensional.

Selain itu, regulasi kedaulatan data mewajibkan Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) menyimpan data di dalam negeri. Aturan ini mendesak penyedia layanan digital untuk membangun atau menyewa fasilitas lokal. Langkah ekspansi dari raksasa hyperscaler global seperti AWS, Google Cloud, Microsoft Azure, dan Tencent ikut memperkuat pencapaian target 1,65 GW tersebut. Saat ini, mereka terus memperluas investasi infrastruktur di Tanah Air.

Secara geografis, kawasan Cikarang, Jawa Barat, masih menjadi tulang punggung infrastruktur data. Kawasan tersebut melayani pusat perputaran ekonomi di Jabodetabek. Sementara itu, Nongsa Digital Park di Batam menjadi hub strategis baru. Fasilitas ini berfungsi menangkap limpahan (spillover) permintaan dari Singapura sekaligus menjadi jembatan digital regional.

Iklim investasi data center memang sangat positif. Namun, proyeksi konsumsi daya sebesar 1,65 GW memunculkan tantangan baru. Nilai ini setara dengan kebutuhan listrik jutaan rumah tangga. Tantangan utamanya kini mengarah pada kesiapan penyediaan Energi Baru Terbarukan (EBT).

Menghadapi isu keberlanjutan ini, para pelaku industri sekarang berlomba mengamankan sertifikat energi hijau dari PLN. Mereka juga mulai mengadopsi inovasi teknologi pendingin cair (liquid cooling) guna menekan jejak karbon.

  • Penulis: Muhamad Bima Pasha Ramadhan
  • Editor: Dwi Farhan Syahputra

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tragedi Berdarah Jelang Sahur di Bekasi: Eks Tokoh Serikat Pekerja JICT Tewas Mengenaskan

    Tragedi Berdarah Jelang Sahur di Bekasi: Eks Tokoh Serikat Pekerja JICT Tewas Mengenaskan

    • calendar_month Kamis, 5 Mar 2026
    • 0Komentar

    BsdHitz, Bekasi – Suasana tenang menjelang sahur di sebuah rumah di kawasan Bekasi mendadak pecah menjadi kepanikan luar biasa pada Senin (2/3) dini hari. Seorang pensiunan yang dikenal vokal, Ermanto Usman (65), ditemukan tak bernyawa di dalam kamarnya sendiri. Sementara sang istri, Pamilawati, ditemukan dalam kondisi kritis bersimbah darah tepat di sampingnya. Kejadian ini terungkap saat […]

  • VIP Siap-Siap, BIGBANG Bawa World Tour 2026–2027 ke Jakarta

    VIP Siap-Siap, BIGBANG Bawa World Tour 2026–2027 ke Jakarta

    • calendar_month Jumat, 12 Jun 2026
    • 0Komentar

    BSDHitz, Jakarta – BIGBANG mengumumkan World Tour 2026–2027 untuk merayakan 20 tahun debut mereka di industri musik. Pengumuman ini langsung menarik perhatian penggemar di berbagai negara, termasuk Indonesia yang masuk dalam daftar kota tujuan tur tersebut. G-Dragon, Taeyang, dan Daesung akan kembali tampil di panggung melalui rangkaian konser di berbagai kota besar dunia. Jakarta menjadi […]

  • Aksi Mahasiswa UPN Veteran Yogyakarta Pecah, Dugaan Pelecehan Dosen Jadi Pemicu

    Aksi Mahasiswa UPN Veteran Yogyakarta Pecah, Dugaan Pelecehan Dosen Jadi Pemicu

    • calendar_month Jumat, 22 Mei 2026
    • 0Komentar

    BSDHitz, Yogyakarta — Kerumunan mahasiswa memadati area kampus UPN Veteran Yogyakarta dalam aksi yang berlangsung panas namun tertib. Mahasiswa menggelar orasi, membawa poster tuntutan, dan menyampaikan desakan langsung di depan gedung rektorat agar kampus tidak lagi menutup mata terhadap dugaan kekerasan seksual yang melibatkan sejumlah dosen. Aksi itu bukan cuma membahas satu kasus yang ramai […]

  • Aktivis KontraS Disiram Air Keras, Wamen HAM Pastikan Proses Hukum Dikawal

    Aktivis KontraS Disiram Air Keras, Wamen HAM Pastikan Proses Hukum Dikawal

    • calendar_month Minggu, 15 Mar 2026
    • 0Komentar

    BSDHITZ, Jakarta – Seorang aktivis dari Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) dilaporkan menjadi korban penyiraman air keras oleh orang tidak dikenal. Pemerintah melalui Wakil Menteri Hak Asasi Manusia (Wamen HAM) Mugiyanto memastikan akan mengawal proses hukum terkait kasus tersebut. Peristiwa tersebut menambah daftar kekerasan terhadap aktivis yang mendapat perhatian serius dari berbagai […]

  • KRL Tanah Abang–Rangkasbitung Terganggu Sambaran Petir, Penumpang Menumpuk di Stasiun

    KRL Tanah Abang–Rangkasbitung Terganggu Sambaran Petir, Penumpang Menumpuk di Stasiun

    • calendar_month Jumat, 8 Mei 2026
    • 0Komentar

    BSDHitz, Jakarta — Video gangguan KRL Commuter Line rute Tanah Abang–Rangkasbitung akibat sambaran petir kembali ramai di media sosial. Dalam video yang beredar, kilatan petir terlihat menyambar jalur rel hingga bikin laju kereta melambat. Kejadian itu sempat bikin penumpang menumpuk di beberapa stasiun. Banyak penumpang juga terlihat memenuhi peron sambil nunggu perjalanan kembali normal. Walau […]

  • Duka di Muratara, Banjir Bandang Rendam Belasan Ribu Rumah, Seorang Balita Tewas Terbawa Arus

    Duka di Muratara, Banjir Bandang Rendam Belasan Ribu Rumah, Seorang Balita Tewas Terbawa Arus

    • calendar_month Senin, 11 Mei 2026
    • 0Komentar

    BsdHitz, Sumatra Selatan – Bencana banjir bandang hebat melanda wilayah Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Sumatera Selatan, pada Sabtu (9/5). Berdasarkan data yang dirilis, luapan air yang datang secara tiba-tiba ini telah merendam sedikitnya 16.156 unit rumah penduduk. Tragisnya, musibah ini juga memakan korban jiwa; seorang balita perempuan berusia tiga tahun yang diidentifikasi bernama Shanum […]

expand_less