Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Rupiah Melemah Tembus Rp17.000 per Dolar AS

Rupiah Melemah Tembus Rp17.000 per Dolar AS

  • calendar_month Senin, 30 Mar 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BSDHITZ, Jakarta Nilai tukar rupiah kembali melemah hingga menembus angka Rp17.000 per dolar Amerika Serikat pada perdagangan terbaru. Pelemahan ini terjadi di tengah tekanan ekonomi global serta penguatan mata uang dolar AS terhadap berbagai mata uang dunia.

Pelemahan rupiah dipicu oleh meningkatnya kekhawatiran pasar terhadap kondisi ekonomi global serta kebijakan suku bunga tinggi yang masih diterapkan oleh bank sentral Amerika Serikat. Kondisi tersebut membuat investor global cenderung menarik dana dari negara berkembang, termasuk Indonesia.
Analis pasar keuangan menilai penguatan dolar AS menjadi faktor utama yang menyebabkan tekanan terhadap rupiah. Selain itu, ketidakpastian ekonomi global juga turut memengaruhi pergerakan mata uang negara berkembang.

“Penguatan dolar Amerika Serikat dan ketidakpastian ekonomi global menjadi faktor utama pelemahan rupiah dalam beberapa waktu terakhir,” ujar analis pasar keuangan.

Meski demikian, Bank Indonesia memastikan kondisi ekonomi domestik masih stabil. Otoritas moneter juga terus memantau pergerakan nilai tukar serta mengambil langkah antisipatif untuk menjaga stabilitas rupiah.
Pemerintah juga menilai pelemahan rupiah masih dalam batas wajar dan belum memberikan dampak signifikan terhadap aktivitas ekonomi nasional.

Pelemahan rupiah juga berpotensi berdampak pada kenaikan harga barang impor, termasuk bahan baku industri. Hal ini bisa memengaruhi sektor usaha jika pelemahan berlangsung dalam jangka waktu yang cukup lama.

Di sisi lain, pelemahan rupiah juga memberikan keuntungan bagi sektor ekspor karena produk Indonesia menjadi lebih kompetitif di pasar global. Kondisi ini dinilai dapat membantu menjaga keseimbangan neraca perdagangan Indonesia. Para ekonom menyarankan agar pelaku usaha dan masyarakat tetap tenang serta tidak panik terhadap fluktuasi nilai tukar. Stabilitas ekonomi domestik dinilai masih cukup kuat untuk menghadapi tekanan global saat ini.

  • Penulis: Nadia
  • Editor: Nakila

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • BAIC T1 Siap Memukau GIIAS 2026. Cerdas & Fast Charging.

    BAIC T1 Siap Memukau GIIAS 2026. Cerdas & Fast Charging.

    • calendar_month Kamis, 2 Jul 2026
    • 0Komentar

    BsdHitz, Tangerang Selatan – Produsen otomotif terkemuka siap menggebrak panggung Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 melalui peluncuran resmi BAIC T1. Mobil listrik terbaru ini hadir sebagai jawaban atas tingginya kebutuhan masyarakat urban akan kendaraan ramah lingkungan yang tidak hanya premium, melainkan juga sarat akan inovasi mutakhir. Kehadiran BAIC T1 di ajang bergengsi ini […]

  • Pemerintah Imbau Masyarakat Hindari Menyentuh Bayi dan Balita Saat Lebaran untuk Cegah Penularan Campak

    Pemerintah Imbau Masyarakat Hindari Menyentuh Bayi dan Balita Saat Lebaran untuk Cegah Penularan Campak

    • calendar_month Minggu, 15 Mar 2026
    • 0Komentar

    BSDHITZ, Jakarta – Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengimbau masyarakat untuk tidak sembarangan menyentuh bayi dan balita saat momen silaturahmi Lebaran guna mencegah risiko penularan penyakit campak. Imbauan tersebut disampaikan karena bayi dan anak kecil merupakan kelompok yang paling rentan terhadap penyakit menular, terutama ketika terjadi interaksi fisik yang intens dalam kegiatan berkumpul bersama keluarga. […]

  • Padamkan Lampu 1 Jam, Jakarta Rayakan Hari Bumi dengan Aksi Hemat Energi

    Padamkan Lampu 1 Jam, Jakarta Rayakan Hari Bumi dengan Aksi Hemat Energi

    • calendar_month Jumat, 24 Apr 2026
    • 0Komentar

    BSDHITZ, Jakarta — Dalam rangka memperingati Hari Bumi 2026, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengajak masyarakat untuk ikut serta dalam aksi memadamkan lampu selama satu jam pada 25 April 2026, mulai pukul 20.30 hingga 21.30 WIB. Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk kampanye hemat energi sekaligus upaya mengurangi emisi karbon di wilayah Jakarta. Aksi pemadaman lampu ini […]

  • Tragedi di Jembatan Kembar Cangar: Pria Ditemukan Tergeletak di Dasar Sungai

    Tragedi di Jembatan Kembar Cangar: Pria Ditemukan Tergeletak di Dasar Sungai

    • calendar_month Sabtu, 25 Apr 2026
    • 0Komentar

    BSDHITZ, BATU – Suasana mencekam kembali menyelimuti kawasan Jembatan Kembar Cangar, Kota Batu, pada Kamis (23/4/2026). Seorang pria tak bernyawa ditemukan tergeletak di dasar sungai yang berada tepat di bawah konstruksi jembatan tersebut. Warga sekitar pertama kali menyadari keberadaan tubuh korban pada pagi hari. Saksi mata segera melaporkan temuan ini kepada pihak berwenang guna mengevakuasi […]

  • Dampak Pemblokiran Selat Hormuz bagi Indonesia

    Dampak Pemblokiran Selat Hormuz bagi Indonesia

    • calendar_month Senin, 2 Mar 2026
    • 0Komentar

    Ancaman Keamanan Pasokan MinyakGangguan di Selat Hormuz — jalur strategis yang menyalurkan sekitar 20 % dari total minyak dan LNG dunia telah memicu keterlambatan pengiriman minyak mentah dan LNG dari Timur Tengah ke negara-negara importir besar di Asia seperti Jepang, India, dan Indonesia. Akibatnya, negara-negara tersebut kini mencari pasokan alternatif guna mencegah kekurangan energi. Meski […]

  • Tim Gabungan BNN RI Kepung dan Obrak-Abrik Lapak Narkoba di Labuhan Batu Utara

    Tim Gabungan BNN RI Kepung dan Obrak-Abrik Lapak Narkoba di Labuhan Batu Utara

    • calendar_month Sabtu, 16 Mei 2026
    • 0Komentar

    BsdHitz, LABUHAN BATU UTARA — Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI) kembali menunjukkan komitmen tegasnya dalam memberantas peredaran gelap narkotika di wilayah Sumatera Utara. Pada Rabu, 13 Mei 2026, tim gabungan BNN RI menggelar “Operasi Saber Bersinar” secara besar-besaran di Kelurahan Aek Kanopan Timur, Kabupaten Labuhan Batu Utara. Wilayah ini sengaja dibidik lantaran selama […]

expand_less