Tren “Shanghai Social Lites”: Flexing Ala Sosialita, Tapi Biaya Ditanggung Bareng-Bareng
- calendar_month Sabtu, 18 Apr 2026
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
BSDHITZ, Tangerang Selatan — Fenomena pamer gaya hidup mewah di media sosial kembali berkembang dengan pola baru. Di Shanghai, China, sekelompok sosialita mempopulerkan tren “Shanghai Social Lites” dengan cara patungan untuk meciptakan dan menampilkan gaya hidup mewah di media sosial.
Berbeda dari flexing biasa, tren ini mengajak satu grup untuk pantungan biaya dami menampilkan gaya hidup sosialita. Mereka menyewa fasilitas mewah, lalu mendokumentasikkannya seolah itu bagian dari kehidupan pribadi.
Dalam praktiknya, satu sesi bisa melibatkan puluhan orang. Biaya tinggi menjadi jauh lebih ringan karena dibagi rata. Dengan skema ini, seseorang tetap bisa tampil menikmati suasana mewah tanpa harus mengeluarkan dana besar.
Namun di balik tampilannya yang glamor, tren ini memicu perdebatan. Sebagian melihatnya sebagai kreativitas dalam menciptakan konten dengan biaya terjangkau. Di sisi lain, tidak sedikit yang menilai praktik ini sebagai bentuk manipulasi citra yang dapat menyesatkan publik.
Tren “Shanghai Social Lites” sekaligus menjadi pengingat bahwa apa yang tampil di media sosial tidak selalu merepresentasikan kondisi sebenarnya.
- Penulis: Neti Setiyawati
- Editor: Mellinda

Saat ini belum ada komentar