Bersatu dalam Perbedaan: Membangun Kerukunan melalui Toleransi Beragama
- calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Serpong, 23 April 2026 – Dalam menghadapi dinamika kehidupan modern yang semakin kompleks, penting bagi generasi muda untuk memiliki sikap saling menghargai dan menghormati perbedaan, khususnya dalam hal keberagaman agama. Toleransi beragama menjadi salah satu nilai fundamental yang harus ditanamkan sejak dini guna menciptakan kehidupan yang harmonis dan damai di tengah masyarakat yang plural. Nilai ini juga sejalan dengan semangat persatuan yang menjadi bagian dari identitas bangsa Indonesia.
Sebagai bentuk kepedulian terhadap pembentukan karakter generasi muda, Program Pengabdian kepada Masyarakat dilaksanakan dengan mengusung tema “Bersatu dalam Perbedaan: Membangun Kerukunan melalui Toleransi Beragama.” Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada para siswa mengenai pentingnya toleransi dalam kehidupan sehari-hari, serta menanamkan sikap saling menghormati antarumat beragama di lingkungan sekolah maupun masyarakat.
Kegiatan ini dilaksanakan di SMKS TI PGRI 11 Serpong. Tim pengabdian kepada masyarakat ini diketuai oleh Muhamad Fadli Pratama, dengan pembawa materi Hazrad Ayesha S. H. dan Zaskia Metiaman, serta moderator Narindri Utami Putri. Selain itu, terdapat pembimbing kuis, yaitu Shayla Diandra Agita dan Hafifah Febiani, serta tim dokumentasi yang terdiri atas Bagas Ananada Purend dan Maulana Yusuf. Kegiatan ini diikuti oleh para siswa yang berpartisipasi secara aktif dan antusias dalam setiap rangkaian acara yang diselenggarakan.
Dalam kegiatan ini, pemateri menyampaikan materi mengenai pentingnya toleransi beragama, pemahaman akan keberagaman, serta bagaimana menerapkan sikap saling menghargai dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, siswa juga diajak untuk berdiskusi dan berbagi pengalaman terkait keberagaman di lingkungan mereka, sehingga tercipta suasana pembelajaran yang interaktif dan komunikatif.
Melalui kegiatan ini, diharapkan para siswa dapat memahami bahwa perbedaan bukanlah suatu hal yang memecah belah, melainkan kekuatan yang dapat menyatukan apabila disikapi dengan bijak. Toleransi beragama menjadi kunci utama dalam menciptakan kerukunan dan kedamaian, serta memperkuat rasa persatuan di tengah keberagaman.
Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini berlangsung dengan lancar dan memberikan dampak positif bagi para peserta. Harapannya, nilai-nilai toleransi yang telah disampaikan dapat terus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari sehingga tercipta lingkungan yang harmonis, saling menghargai, dan penuh kedamaian, baik di lingkungan sekolah maupun masyarakat luas.
- Penulis: redaksi 01

Saat ini belum ada komentar