Tragedi di Jembatan Kembar Cangar: Pria Ditemukan Tergeletak di Dasar Sungai
- calendar_month Sabtu, 25 Apr 2026
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
BSDHITZ, BATU – Suasana mencekam kembali menyelimuti kawasan Jembatan Kembar Cangar, Kota Batu, pada Kamis (23/4/2026). Seorang pria tak bernyawa ditemukan tergeletak di dasar sungai yang berada tepat di bawah konstruksi jembatan tersebut.
Warga sekitar pertama kali menyadari keberadaan tubuh korban pada pagi hari. Saksi mata segera melaporkan temuan ini kepada pihak berwenang guna mengevakuasi jasad dari medan yang cukup terjal.
Kronologi dan Evakuasi
Relawan dan tim SAR gabungan tiba di lokasi tak lama setelah menerima laporan. Mereka mengerahkan peralatan tali untuk menjangkau dasar jurang yang dalam. Hingga kini, identitas pria tersebut masih misterius karena petugas tidak menemukan dokumen pengenal di sekitar lokasi kejadian.
Beberapa poin penting terkait situasi di lapangan meliputi:
-
Kondisi Medan: Dasar sungai memiliki kedalaman puluhan meter dengan bebatuan besar.
-
Respon Cepat: Tim medis langsung membawa korban ke RS Bhayangkara untuk keperluan autopsi.
-
Keamanan Lokasi: Polisi memasang garis pembatas di area jembatan guna menghalau kerumunan warga.
Penyelidikan Kepolisian
Pihak kepolisian masih mendalami motif di balik peristiwa ini. Dugaan sementara mengarah pada insiden terjatuh, namun penyidik tetap membuka kemungkinan lain. Aparat sedang mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi dan memeriksa rekaman kamera pengawas (CCTV) di sekitar jalur menuju Cangar.
“Kami sedang mengumpulkan bukti-bukti di lapangan. Anggota masih bekerja untuk mengungkap apakah ini murni kecelakaan atau ada unsur lain,” ujar salah satu petugas kepolisian di lokasi.
Kawasan Jembatan Cangar memang terkenal memiliki pemandangan indah, namun jalur ini juga menyimpan risiko tinggi karena tikungan tajam dan kedalaman jurangnya. Masyarakat dihimbau agar tetap waspada saat melintasi area tersebut, terutama pada kondisi cuaca ekstrem atau saat malam hari.
- Penulis: Dwi Farhan Syahputra

Saat ini belum ada komentar