Harga Plastik Melonjak Hampir Dua Kali Lipat, Pedagang Makanan Mulai Resah
- calendar_month Rabu, 8 Apr 2026
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
BSDHITZ, Jakarta – Harga plastik kemasan dilaporkan mengalami kenaikan signifikan dalam beberapa waktu terakhir. Kenaikan harga tersebut bahkan hampir dua kali lipat, dari sebelumnya sekitar Rp28.000 per kilogram menjadi Rp55.000 per kilogram. Kondisi ini membuat para pedagang makanan mulai merasa resah karena biaya operasional meningkat.
Kenaikan harga plastik ini disebut-sebut dipicu oleh meningkatnya harga bahan baku global yang terdampak situasi geopolitik di kawasan Timur Tengah. Dampaknya tidak hanya dirasakan oleh produsen plastik, tetapi juga langsung mempengaruhi pelaku usaha kecil seperti pedagang makanan dan minuman yang bergantung pada kemasan plastik.
Sejumlah pedagang mengaku kenaikan harga plastik membuat mereka harus mengatur ulang biaya produksi. Plastik kemasan yang biasanya digunakan untuk makanan bungkus, minuman, hingga bahan baku usaha kini menjadi lebih mahal dan sulit diperoleh dengan harga normal.
“Sekarang harga plastik naik hampir dua kali lipat. Kita sebagai pedagang jadi harus lebih pintar mengatur biaya biar nggak rugi,” ujar salah satu pedagang makanan di BSD.
Selain itu, mahalnya harga plastik juga dikhawatirkan akan memicu kenaikan harga makanan di pasaran. Pasalnya, sebagian besar produk makanan masih menggunakan kemasan plastik sebagai wadah utama untuk menjaga kebersihan dan kepraktisan.
Para pelaku usaha berharap harga plastik dapat segera stabil agar tidak berdampak pada kenaikan harga jual kepada konsumen. Jika kondisi ini terus berlanjut, pedagang berpotensi menaikkan harga atau mengurangi ukuran porsi untuk menekan biaya produksi.
- Penulis: Nadia Syakira Aurellia
- Editor: Nakila Khoirun Nisa

Saat ini belum ada komentar