Lebaran 2026 Diprediksi Jatuh pada 20 atau 21 Maret, Penetapan Menunggu Sidang Isbat
- calendar_month Selasa, 17 Mar 2026
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
BSDHITZ, Jakarta – Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah atau Lebaran 2026 diperkirakan jatuh pada 20 atau 21 Maret 2026, tergantung hasil pengamatan hilal dan metode penentuan awal bulan yang digunakan oleh masing-masing pihak.
Penetapan resmi tanggal Idul Fitri di Indonesia nantinya akan diputuskan melalui sidang isbat yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama Republik Indonesia.
Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama, Abu Rokhmad, menjelaskan bahwa pemerintah akan menetapkan awal Syawal setelah melakukan pemantauan hilal di berbagai titik pengamatan di Indonesia.
“Penentuan awal Syawal akan diputuskan melalui sidang isbat setelah dilakukan rukyatul hilal di berbagai wilayah Indonesia,” ujar Abu Rokhmad dalam keterangan resmi Kementerian Agama di Jakarta, Senin (10/3/2026).
Perkiraan Berbeda dari Beberapa Lembaga
Sejumlah lembaga dan organisasi Islam memiliki metode berbeda dalam menentukan awal bulan Hijriah sehingga kemungkinan tanggal Lebaran juga dapat berbeda.
Organisasi Islam Muhammadiyah biasanya menggunakan metode hisab atau perhitungan astronomi, sementara Nahdlatul Ulama menggunakan metode rukyatul hilal atau pengamatan langsung terhadap posisi bulan.
Selain itu, lembaga pemerintah seperti Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika dan Badan Riset dan Inovasi Nasional juga turut memberikan analisis astronomi terkait posisi hilal menjelang akhir Ramadan.
Kepala Pusat Riset Antariksa Badan Riset dan Inovasi Nasional Thomas Djamaluddin mengatakan secara astronomi awal Syawal diperkirakan berada di sekitar tanggal tersebut.
“Secara perhitungan astronomi, awal Syawal 1447 H diperkirakan terjadi pada kisaran 20 atau 21 Maret 2026, namun keputusan resmi tetap menunggu sidang isbat pemerintah,” kata Thomas Djamaluddin dalam keterangan tertulis, Selasa (11/3/2026).
Penetapan Resmi Tetap Menunggu Sidang Isbat
Pemerintah menegaskan masyarakat diminta menunggu keputusan resmi yang akan diumumkan setelah sidang isbat dilaksanakan menjelang akhir Ramadan.
Sidang tersebut biasanya melibatkan berbagai pihak, mulai dari perwakilan organisasi Islam, pakar astronomi, hingga instansi terkait untuk memastikan keputusan yang diambil dapat menjadi acuan bersama bagi masyarakat.
- Penulis: Nadia Syakira aurellia
- Editor: Nakila khoirun nisa

Saat ini belum ada komentar