Rem Blong di Jalur Bromo, Minibus Hantam 4 Mobil & Tiang Listrik, Wisatawan Singapura Terluka
- calendar_month Senin, 11 Mei 2026
- print Cetak

https://share.google/jECycxOLFauSSm5BN
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
BsdHitz, Probolinggo – Kecelakaan beruntun yang melibatkan lima kendaraan terjadi di jalur wisata menuju Gunung Bromo, tepatnya di Desa Ngadas, Kabupaten Probolinggo, pada Sabtu (9/5/2026). Insiden maut yang diduga kuat dipicu oleh kegagalan sistem pengereman atau rem blong pada sebuah minibus Toyota Hiace ini mengakibatkan sedikitnya 11 orang mengalami luka-luka. Di antara para korban luka tersebut, diketahui terdapat enam orang wisatawan berkebangsaan Singapura yang tengah menikmati masa liburan mereka.
Kronologi kejadian bermula saat minibus Toyota Hiace melaju di jalur yang dikenal ekstrem tersebut. Secara tiba-tiba, kendaraan kehilangan kendali akibat rem yang tidak berfungsi, lalu menghantam empat mobil yang datang dari arah berlawanan. Laju minibus baru terhenti setelah menabrak tiang listrik di pinggir jalan dengan benturan yang cukup keras. Situasi di lokasi sempat mencekam sebelum akhirnya polisi bersama warga setempat bergegas mengevakuasi para korban ke Puskesmas Sukapura dan RSUD Ar Rozy untuk mendapatkan perawatan medis intensif.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Probolinggo, Iptu Aditya Wikrama, menegaskan bahwa hasil pemeriksaan sementara menunjukkan kerusakan sistem pengereman sebagai penyebab utama kecelakaan. Menanggapi peristiwa ini, pihak kepolisian memberikan imbauan keras kepada seluruh pengemudi, terutama penyedia jasa transportasi wisata, untuk selalu memastikan kelaikan kondisi kendaraan sebelum melintasi jalur ekstrem kawasan Bromo. Hal ini menjadi pengingat penting bahwa pengecekan rutin sistem pengereman adalah prosedur wajib demi keselamatan nyawa di jalan raya yang terjal.
- Penulis: Mellinda
- Editor: Dizkha

Saat ini belum ada komentar