Sebut Sahur Ganggu Jam Tidur, Influencer Cut Rizki Tuai Kritik dan Diskusi Hangat di TikTok.
- calendar_month Sabtu, 28 Feb 2026
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
BsdHitz – Jakarta, Pernyataan influencer Cut Rizki yang menyebut sahur dapat mengganggu jam tidur mendadak viral dan memicu debat panas di media sosial. Di tengah pro dan kontra tersebut, masyarakat mulai menyoroti pentingnya etika berkomunikasi bagi publik figur saat membahas isu sensitif seperti ibadah.
Menanggapi polemik tersebut, Cut Rizki telah menyampaikan klarifikasi melalui akun pribadinya di TikTok. Ia menjelaskan bahwa pernyataannya merupakan pengalaman pribadi terkait pola tidur. Meski begitu, kolom komentar unggahan tersebut masih dipenuhi beragam respons netizen.
Berdasarkan penelusuran terhadap respons masyarakat, muncul beragam sudut pandang. Tiga narasumber yang diwawancarai, yakni Salwa, Nadya, dan Lala, mengungkapkan pendapat berbeda terkait kaitan antara sahur dan pola tidur. Salwa, salah satu warga, menilai viralnya kasus tersebut tidak lepas dari faktor algoritma media sosial serta banyaknya interaksi pengguna. “Karena banyak yang komentar dan membagikan ulang, video itu jadi cepat masuk FYP,” ujarnya.
Ia juga berpendapat bahwa sahur tidak mengganggu pola tidur apabila diatur dengan baik. Menurutnya, sahur justru membantu umat Muslim bangun lebih awal untuk menjalankan ibadah. Sementara itu, Nadya menilai topik agama menjadi alasan utama isu tersebut cepat menarik perhatian publik. Ia mengatakan bahwa pernyataan figur publik di ruang digital perlu disampaikan dengan pertimbangan yang matang.
“Kalau disampaikan tanpa konteks, bisa menimbulkan salah tafsir. Apalagi ini berkaitan dengan ibadah,” tegasnya dalam wawancara online, Selasa (24/2).
Menurut Nadya, bangun sahur memang dapat mengurangi waktu tidur, tetapi tetap penting karena membantu menjaga energi selama berpuasa.
Di sisi lain, Lala melihat bahwa sahur bisa menjadi tantangan bagi sebagian orang, terutama yang memiliki pola tidur tidak teratur. Namun, ia tetap menilai sahur memiliki manfaat, baik dari sisi kesehatan maupun ibadah.
“Kalau pola tidur cukup, sebenarnya tidak terlalu mengganggu aktivitas,” ujar Lala saat diwawancarai via daring pada senin (23/2).
Ketiga narasumber juga sepakat bahwa kasus ini dapat menjadi pembelajaran bagi pengguna media sosial untuk lebih berhati-hati dalam menyampaikan opini, terutama bagi figur publik yang memiliki banyak pengikut.
Selain itu, mereka menilai masyarakat juga perlu bijak dalam menanggapi perbedaan pendapat agar diskusi tetap berjalan secara sehat.
Kesimpulan
Viralnya pernyataan Cut Rizki menunjukkan bahwa isu yang berkaitan dengan kebiasaan ibadah masih menjadi topik sensitif di ruang digital. Perbedaan pandangan dinilai wajar, namun penyampaian opini di media sosial tetap perlu mempertimbangkan konteks serta dampaknya terhadap publik.
- Penulis: Neti Setiyawati
- Editor: Mellinda

Saat ini belum ada komentar