Aksi Mahasiswa UPN Veteran Yogyakarta Pecah, Dugaan Pelecehan Dosen Jadi Pemicu
- calendar_month Jumat, 22 Mei 2026
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
BSDHitz, Yogyakarta — Kerumunan mahasiswa memadati area kampus UPN Veteran Yogyakarta dalam aksi yang berlangsung panas namun tertib. Mahasiswa menggelar orasi, membawa poster tuntutan, dan menyampaikan desakan langsung di depan gedung rektorat agar kampus tidak lagi menutup mata terhadap dugaan kekerasan seksual yang melibatkan sejumlah dosen.
Aksi itu bukan cuma membahas satu kasus yang ramai di media sosial. Di tengah kerumunan, mahasiswa saling menyuarakan keresahan yang sudah lama mereka rasakan, tetapi jarang mereka bahas secara terbuka di lingkungan kampus.
Beberapa mahasiswa mengaku kecewa karena korban memilih diam daripada melapor. Korban bukan tidak berani berbicara, tetapi mereka takut urusan akademik ikut terdampak. Nilai, bimbingan, hingga penelitian menjadi alasan utama korban menahan cerita mereka sendiri.
“Kami mencatat kurang lebih saat ini laporan itu hingga 8 (dosen) yang buktinya sudah terkumpul,” ungkap Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Keluarga Mahasiswa (BEM KM) UPNYK, Muhammad Risyad Hanafi, seusai aksi di gedung Rektorat, Rabu (20/5/2026).
Mahasiswa juga meminta kampus tidak berhenti setelah menonaktifkan satu dosen. Mereka mendesak kampus memeriksa pihak-pihak lain yang ikut muncul dalam laporan mahasiswa.
Di sisi lain, pihak kampus menyatakan proses pemeriksaan masih berjalan dan meminta semua pihak menunggu hasil investigasi resmi. Kampus juga mengaku tengah menelusuri laporan yang mahasiswa berikan.
Meski begitu, aksi mahasiswa menunjukkan bahwa persoalan ini sudah menjadi perhatian besar di kalangan civitas kampus.
Bagi sebagian mahasiswa, aksi tersebut bukan sekadar demonstrasi biasa. Mereka ingin kampus menjadi tempat aman untuk belajar tanpa rasa takut terhadap relasi kuasa yang dapat membungkam korban.
- Penulis: Nakila Khoirun Nisa
- Editor: Aisyah Nurutami

Saat ini belum ada komentar