Breaking News
light_mode
Beranda » Edukasi » Cerita Seru Mengajar Fotosintesis di Kelas 4 SDN Barugbug 1

Cerita Seru Mengajar Fotosintesis di Kelas 4 SDN Barugbug 1

  • calendar_month Kamis, 10 Sep 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BSDHitz, Karawang — Hari keenam BSI Explore 2026 di Desa Barugbug, Kecamatan Jatisari, Kabupaten Karawang menjadi salah satu hari yang berkesan bagi tim.

Pagi itu, tim mendapat kesempatan mengajar mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) di kelas 4 SDN Barugbug 1.

Tim membawa materi fotosintesis. Pembelajaran tersebut membahas proses tumbuhan membuat makanannya sendiri.

Sejak masuk kelas, tim langsung mendapat sambutan dari para siswa. Senyum dan sapaan penuh semangat membuat suasana terasa hangat.

Anak-anak terlihat antusias belajar bersama tim BSI Explore 2026. Kelas yang awalnya tenang pun berubah menjadi lebih hidup ketika pembelajaran dimulai.

Belajar Fotosintesis dengan Cara Sederhana

Tim membuka pembelajaran dengan pertanyaan sederhana tentang tumbuhan. Siswa diajak mengingat kembali bagian-bagian tumbuhan dan manfaatnya dalam kehidupan sehari-hari.

Banyak siswa langsung mengangkat tangan untuk menjawab. Respons tersebut membuat interaksi di dalam kelas semakin aktif.

Selanjutnya, tim menjelaskan proses fotosintesis menggunakan bahasa yang mudah dipahami. Tim juga mengambil contoh tumbuhan yang ada di sekitar sekolah.

Cara tersebut membuat materi terasa lebih dekat dengan kehidupan sehari-hari. Siswa pun lebih mudah mengikuti penjelasan.

Hal yang paling menyenangkan terjadi ketika anak-anak mulai aktif bertanya. Beberapa siswa penasaran mengapa tumbuhan membutuhkan sinar matahari.

Ada pula siswa yang ingin mengetahui apakah semua tumbuhan melakukan fotosintesis. Berbagai pertanyaan tersebut membuat suasana kelas semakin seru.

Antusiasme Siswa Membuat Kelas Semakin Hidup

Selama pembelajaran berlangsung, suasana kelas terasa interaktif. Tim tidak hanya menjelaskan materi, tetapi juga mengajak siswa berdiskusi.

Siswa turut menjawab pertanyaan dan memberikan pendapat. Ketika tim memberikan contoh tentang cara tumbuhan membuat makanan sendiri, beberapa siswa mencoba menjelaskan kembali dengan bahasa mereka.

Momen tersebut menunjukkan bahwa siswa mulai memahami materi. Mereka juga terlihat senang ketika mendapat kesempatan maju ke depan kelas.

Teman-teman mereka ikut memberikan semangat. Keberanian untuk mencoba membuat suasana belajar semakin menyenangkan.

Di sela kegiatan, salah satu anggota tim, Anneth, membagikan kesannya setelah mengajar kelas 4.

Dengan senyum sambil mengusap keringat, ia berkata, “Ternyata ngajar di kelas 4 capek juga ya, tapi seru banget lihat anak-anak semangat belajar.”

Mengajar memang membutuhkan energi yang tidak sedikit. Namun, antusiasme siswa membuat rasa lelah terasa terbayar.

Pengalaman Berharga dari Kelas 4

Bagi tim BSI Explore 2026, kegiatan belajar fotosintesis bukan hanya tentang menyampaikan materi. Pengalaman tersebut juga memberi kesempatan kepada tim untuk belajar berkomunikasi dengan anak-anak.

Tim melihat langsung cara siswa menerima pembelajaran. Semakin lama kegiatan berlangsung, siswa terlihat semakin percaya diri.

Mereka berani bertanya, menjawab, dan mencoba menjelaskan materi di depan kelas. Perubahan kecil tersebut membuat tim merasa senang melihat perkembangan mereka.

Ketika jam pelajaran selesai, beberapa siswa masih menghampiri tim. Mereka bertanya dan mengobrol sebelum akhirnya mengakhiri kebersamaan hari itu.

Momen tersebut memberi kebahagiaan tersendiri bagi tim BSI Explore 2026.

Pendidikan dari Hal-Hal Sederhana

Bagi Sobat BSI Explore, pengalaman mengajar tersebut menunjukkan bahwa pendidikan bukan hanya tentang buku dan papan tulis.

Pendidikan juga dapat menjadi ruang untuk membangun kedekatan. Proses belajar dapat menumbuhkan rasa ingin tahu dan menciptakan suasana yang menyenangkan.

Akhirnya, tim menutup hari keenam BSI Explore 2026 dengan rasa syukur. Semangat siswa kelas 4 SDN Barugbug 1 dalam mempelajari fotosintesis menjadi salah satu hal yang berkesan.

Bagi tim BSI Explore 2026, pengalaman mengajar hari itu akan selalu menjadi bagian penting dari perjalanan pengabdian masyarakat di Desa Barugbug, Kecamatan Jatisari, Kabupaten Karawang.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Yezdi Resmi Rilis Scrambler 350, Moge Murah dengan Konsep Unik ’30-30-30′

    Yezdi Resmi Rilis Scrambler 350, Moge Murah dengan Konsep Unik ’30-30-30′

    • calendar_month Senin, 4 Mei 2026
    • 0Komentar

    BsdHitz, Jakarta– Produsen otomotif roda dua ternama asal India, Yezdi, kembali menggebrak pasar global dengan meluncurkan lini produk terbaru mereka, Yezdi Scrambler 350. Motor ini hadir sebagai jawaban bagi para pecinta otomotif yang menginginkan motor gede (moge) kategori entry level namun dengan harga yang tetap terjangkau. Peluncuran ini menjadi sorotan karena desainnya yang gagah khas […]

  • Tak Sekadar Fashion, Dopamine Dressing Disebut Bisa Dongkrak Produktivitas Harian

    Tak Sekadar Fashion, Dopamine Dressing Disebut Bisa Dongkrak Produktivitas Harian

    • calendar_month Jumat, 12 Jun 2026
    • 0Komentar

    BSDHitz, Tangerang Selatan – Tren Dopamine Dressing semakin populer di kalangan anak muda dan profesional. Banyak orang memilih pakaian berwarna cerah untuk memperbaiki suasana hati dan meningkatkan rasa percaya diri. Psikolog dan pakar mode menjelaskan bahwa warna pakaian dapat memengaruhi emosi seseorang. Warna seperti kuning, oranye, dan merah muda sering memberikan kesan positif serta membantu […]

  • Peminat Membludak, Pendaftar Sekolah Rakyat Tembus 48 Ribu Siswa

    Peminat Membludak, Pendaftar Sekolah Rakyat Tembus 48 Ribu Siswa

    • calendar_month Jumat, 26 Jun 2026
    • 0Komentar

    BSDHitz, Jakarta – Program Sekolah Rakyat yang digagas Presiden Prabowo Subianto mendapat sambutan positif dari masyarakat. Hingga saat ini, jumlah pendaftar mencapai 48.975 calon siswa. Angka tersebut melampaui kuota awal sebanyak 32.640 siswa. Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus mempercepat pembangunan 93 Sekolah Rakyat permanen. Pemerintah menargetkan seluruh sekolah mulai beroperasi pada Juli 2026. Saat ini, […]

  • Peserta UTBK di Undip Tertangkap Curang, Gunakan Alat Bantu Dengar untuk Jawab Soal

    Peserta UTBK di Undip Tertangkap Curang, Gunakan Alat Bantu Dengar untuk Jawab Soal

    • calendar_month Rabu, 22 Apr 2026
    • 0Komentar

    BSDHITZ, Semarang – Seorang peserta Ujian Tulis Berbasis Komputer Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (UTBK-SNBT) di Universitas Diponegoro (Undip), Semarang, tertangkap tangan melakukan kecurangan saat ujian berlangsung. Peserta tersebut diketahui menggunakan alat bantu dengar untuk menjawab soal ujian. Kecurangan tersebut terungkap pada hari pertama pelaksanaan UTBK setelah panitia melakukan proses screening menggunakan metal detector sebelum peserta […]

  • Gempa M 7,4 di Jepang Picu Tsunami, Warga Pesisir Dievakuasi

    Gempa M 7,4 di Jepang Picu Tsunami, Warga Pesisir Dievakuasi

    • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
    • 0Komentar

    BSDHITZ, Jepang – Gempa bumi besar berkekuatan 7,4 magnitudo terjadi di wilayah utara Jepang pada Senin pagi (20/4/2026). Peristiwa ini terjadi di Prefektur Iwate dan dirasakan cukup kuat hingga ke wilayah sekitarnya, termasuk Aomori. Getaran yang terjadi membuat warga panik dan segera keluar dari bangunan untuk menyelamatkan diri. Pemerintah Jepang melalui Perdana Menteri Sanae Takaichi langsung […]

  • Lulusan Perguruan Tinggi Bertambah, 904 Ribu Lulusan Universitas Masih Menganggur

    Lulusan Perguruan Tinggi Bertambah, 904 Ribu Lulusan Universitas Masih Menganggur

    • calendar_month Senin, 24 Agt 2026
    • 0Komentar

    BSDHitz, Jakarta – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat 904.440 lulusan universitas menganggur pada Agustus 2025. Jumlah tersebut mencapai sekitar 12 persen dari total 7,46 juta pengangguran di Indonesia. Data ini menunjukkan lulusan perguruan tinggi masih menghadapi tantangan untuk masuk ke pasar kerja. BPS merilis data tersebut melalui hasil Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) Agustus 2025. […]

expand_less