Peminat Membludak, Pendaftar Sekolah Rakyat Tembus 48 Ribu Siswa
- calendar_month Jumat, 26 Jun 2026
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
BSDHitz, Jakarta – Program Sekolah Rakyat yang digagas Presiden Prabowo Subianto mendapat sambutan positif dari masyarakat. Hingga saat ini, jumlah pendaftar mencapai 48.975 calon siswa. Angka tersebut melampaui kuota awal sebanyak 32.640 siswa.
Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus mempercepat pembangunan 93 Sekolah Rakyat permanen. Pemerintah menargetkan seluruh sekolah mulai beroperasi pada Juli 2026. Saat ini, progres pembangunan telah mencapai sekitar 78,75 persen dan terus meningkat.
“Perkembangan jumlah dan infrastruktur. Dari 166 Sekolah Rakyat rintisan pada tahun ajaran 2025/2026, jumlahnya akan menjadi 183 unit yang beroperasi pada tahun ajaran 2026/2027,” ujar Saifullah dalam rapat kerja dengan Komisi VIII DPR RI, Rabu (10/6/2026).
Pemerintah menjalankan program ini untuk memperluas akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu dan kelompok rentan. Selain menyelesaikan pembangunan tahap pertama, pemerintah juga menyiapkan Sekolah Rakyat tahap II. Langkah ini bertujuan mendukung kegiatan belajar mengajar di berbagai daerah.
“Pada 2027 nanti, jumlah siswa akan bertambah hingga lebih dari 100.000 orang. Terdiri atas lebih dari 31.000 siswa SD, lebih dari 34.000 siswa SMP, dan lebih dari 36.000 siswa SMA. Kami juga membutuhkan 16.754 guru, 498 kepala sekolah, dan 19.460 tenaga kependidikan,” lanjutnya.
Pemerintah berharap program ini membuka kesempatan yang lebih luas bagi anak-anak Indonesia untuk memperoleh pendidikan yang layak dan berkualitas. Dengan demikian, mereka memiliki bekal yang lebih baik untuk menghadapi masa depan.
- Penulis: Nakila Khoirun Nisa
- Editor: Aisyah Nurutami

Saat ini belum ada komentar