Main Kata di Kelas 5: Dari Sinonim sampai Antonim
- calendar_month Kamis, 10 Sep 2026
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
BSDHitz, Karawang – Belajar Bahasa Indonesia di kelas 5 kali ini terasa berbeda. Tim BSI Explore mengajak siswa untuk “main kata” sambil mengenal kata sifat, sinonim, dan antonim. Materi tidak hanya disampaikan melalui penjelasan dan contoh, tetapi juga dipraktikkan lewat kuis interaktif menggunakan Wordwall di smart board.
Sejak awal pembelajaran, siswa terlihat antusias mengikuti kegiatan. Mereka diajak mencari contoh kata yang sering digunakan dalam kehidupan sehari-hari, kemudian melihat bagaimana sebuah kata dapat memiliki kata lain dengan makna yang mirip maupun berlawanan.
Mengenal Kata Sifat Lewat Contoh Sehari-hari
Pembelajaran dimulai dengan mengenal kata sifat. Tim BSI Explore menjelaskan bahwa kata sifat digunakan untuk menggambarkan sifat atau keadaan seseorang, benda, maupun sesuatu.
Agar pembelajaran tidak terasa seperti sekadar menghafal, siswa diajak memberikan contoh kata sifat yang mereka temui dalam kehidupan sehari-hari. Beberapa kata kemudian dibahas bersama untuk melihat bagaimana penggunaannya dalam sebuah kalimat.
Setelah memahami kata sifat, pembelajaran dilanjutkan dengan materi sinonim dan antonim. Siswa diajak mencari kata yang memiliki makna sama atau mirip, kemudian membandingkannya dengan kata yang memiliki makna berlawanan.
Cara tersebut membuat siswa lebih mudah memahami perbedaan antara sinonim dan antonim. Mereka juga mulai berani memberikan jawaban ketika diberikan berbagai contoh kata.
Salah satu siswa bahkan ikut berkomentar saat pembelajaran berlangsung.
“Ternyata kata itu bisa punya pasangan ya, Teh. Ada yang mirip artinya, ada juga yang kebalikannya.”
Komentar sederhana tersebut membuat suasana kelas semakin hidup. Siswa terlihat mulai menikmati permainan kata yang diberikan.
Wordwall Bikin Main Kata Makin Seru
Setelah materi selesai dibahas, Tim BSI Explore mengajak siswa menguji pemahaman melalui kuis Wordwall. Kuis ditampilkan menggunakan smart board sehingga seluruh siswa dapat melihat dan mengerjakan pertanyaan bersama-sama.
Setiap pertanyaan membuat siswa penasaran dengan jawaban berikutnya. Mereka mencoba memilih jawaban yang tepat sambil mengingat kembali materi yang baru saja dipelajari.
Kuis juga membuat siswa menjadi lebih aktif. Beberapa siswa terlihat bersemangat ketika berhasil menjawab dengan benar. Ada pula yang berdiskusi dengan teman di sebelahnya ketika menemukan soal yang cukup sulit.
Penggunaan Wordwall membuat pembelajaran Bahasa Indonesia terasa lebih ringan. Materi yang sebelumnya mungkin terasa seperti hafalan berubah menjadi permainan yang membuat siswa tetap berpikir dan terlibat dalam pembelajaran.
Belajar Bahasa Indonesia Sambil Bermain
Kegiatan di kelas 5 menunjukkan bahwa belajar Bahasa Indonesia tidak harus selalu dilakukan dengan membaca buku dan mencatat. Materi kata sifat, sinonim, dan antonim dapat dipelajari melalui contoh sederhana serta permainan yang interaktif.
Penggunaan smart board juga memberikan suasana baru bagi siswa. Mereka dapat melihat kuis secara langsung dan mengikuti permainan bersama teman-teman.
Bagi Tim BSI Explore, kegiatan ini menjadi pengalaman untuk melihat antusiasme siswa ketika pembelajaran dikemas dengan cara yang berbeda. Anak-anak dapat belajar sambil bermain tanpa kehilangan fokus terhadap materi.
Dari kata sifat hingga sinonim dan antonim, kegiatan di kelas 5 menjadi momen untuk mengenal Bahasa Indonesia dengan cara yang lebih menyenangkan. Ternyata, “main kata” juga bisa membuat suasana belajar menjadi lebih hidup.
- Penulis: Nakila Khoirun Nisa
- Editor: Ana Suryana
- Sumber: Tim 19 BSI Explore Desa Barugbug 2026

Saat ini belum ada komentar