Cuaca Buruk Sebabkan Pekerja Pembersih Kaca Tewas di Gedung Tinggi Surabaya
- calendar_month Selasa, 3 Mar 2026
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Surabaya — Seorang pekerja pembersih kaca gedung tinggi meninggal dunia setelah tergantung di gondola yang terombang-ambing diterjang angin kencang saat hujan badai melanda kawasan Surabaya Barat, Senin (2/3/2026) siang.
Kronologi Insiden
Insiden terjadi sekitar pukul 14.23 WIB di Apartemen Ascott Waterplace, Jalan Pakuwon Indah, Kelurahan Lidah Wetan. Dua petugas pembersih kaca sedang bertugas menggunakan gondola yang menggantung di sisi bangunan saat cuaca buruk datang tiba-tiba.
Hujan deras disertai angin kencang membuat gondola berguncang hebat. Sementara satu pekerja berhasil turun dan selamat, satu lainnya yang sempat tergantung hanya dengan tali pengaman dinyatakan meninggal dunia di tempat kejadian.
Upaya Evakuasi
Tim Command Center 112 Surabaya bersama petugas pemadam kebakaran dan rescue dari berbagai unit langsung menuju lokasi setelah menerima laporan. Gondola pertama berhasil diturunkan dengan dua pekerja selamat, namun gondola kedua gagal diturunkan akibat hantaman angin.
Korban yang selamat, berinisial RB (56), dibawa ke Rumah Sakit William Booth untuk perawatan. Sedangkan korban yang meninggal, berinisial ES (51), merupakan warga Tambak Wedi Surabaya.
Cuaca Ekstrem dan Keselamatan Kerja
Peristiwa terjadi ketika wilayah Surabaya Barat dilanda cuaca ekstrem berupa hujan deras yang disertai angin kuat secara tiba-tiba, fenomena yang menjadi perhatian terkait keselamatan pekerja di ketinggian.
Kejadian ini memicu diskusi tentang pentingnya pengawasan keselamatan kerja terutama saat cuaca buruk, termasuk pemberhentian aktivitas ketika kondisi atmosfer tidak kondusif bagi pekerjaan berisiko tinggi seperti ini.
- Penulis: Nadia Syakira aurellia

Saat ini belum ada komentar