Pesta Pernikahan Berdarah di Purwakarta: Tuan Rumah Tewas Dikeroyok Kelompok Preman
- calendar_month Selasa, 7 Apr 2026
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
BSDHITZ, Purwakarta – Suasana bahagia pesta pernikahan di Kampung Cikumpay PTPN, Desa Kertamukti, Kabupaten Purwakarta, mendadak berubah menjadi duka mendalam pada Sabtu (4/4/2026). Kelompok preman kampung menyerang sang pemilik hajatan, Dadang, hingga ia tewas mengenaskan secara brutal.
Peristiwa memilukan ini bermula ketika sekelompok pemuda preman setempat mendatangi kediaman korban saat pesta pernikahan tengah berlangsung. Saksi mata menyebut, kelompok tersebut datang bermaksud memeras sejumlah uang kepada korban.
Para pelaku berniat menggunakan uang tersebut untuk membeli minuman keras (miras). Karena merasa permintaan tersebut tidak pantas, Dadang menolak memberikan uang yang mereka minta.
Penolakan korban memicu kemarahan para pelaku. Adu mulut yang awalnya tenang dengan cepat memanas menjadi aksi kekerasan. Ironisnya, nyawa korban melayang hanya karena masalah sepele, yakni kekesalan pelaku yang gagal mendapatkan dana untuk pesta miras.
“Awalnya mereka minta jatah uang, tapi korban tidak memberi karena curiga untuk beli miras. Akhirnya terjadi keributan,” ujar salah seorang saksi di lokasi kejadian.
Dalam keributan yang tidak seimbang tersebut, para pelaku mengeroyok Dadang secara brutal hingga ia jatuh pingsan. Meski warga sudah berupaya menolong, Dadang akhirnya mengembuskan napas terakhir akibat luka-luka serius yang ia derita.
Saat ini, pihak kepolisian setempat tengah menangani kasus penganiayaan maut tersebut. Petugas terus mengejar para pelaku yang langsung melarikan diri setelah kejadian. Garis polisi kini terpasang di lokasi kejadian, menyisakan kesedihan di tengah dekorasi tenda pesta yang belum sempat orang bongkar.
- Penulis: Dwi Farhan Syahputra

Saat ini belum ada komentar