Breaking News
light_mode
Beranda » Kriminal » Kampus Harusnya Aman, Tapi Kenapa Jadi Menakutkan? Ini Tanggapan Mahasiswa Soal Kasus Kekerasan di UIN

Kampus Harusnya Aman, Tapi Kenapa Jadi Menakutkan? Ini Tanggapan Mahasiswa Soal Kasus Kekerasan di UIN

  • calendar_month Sabtu, 28 Feb 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

sumber foto dari akun Twitter @sayanything255

BsdHitz, Riau-Kasus pembacokan yang terjadi di Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim belakangan ini ramai banget dibicarakan, apalagi di kalangan mahasiswa. Kejadian ini bikin banyak orang merasa takut karena kampus yang seharusnya jadi tempat aman justru jadi lokasi terjadinya kekerasan.

Belakangan ini, media sosial penuh dengan pemberitaan soal kasus kekerasan yang terjadi di lingkungan kampus UIN. Banyak mahasiswa yang ikut membahasnya, bukan cuma karena kasusnya viral, tapi juga karena dampaknya terasa banget secara emosional.

Kampus itu kan seharusnya jadi tempat kita belajar, berkembang, cari pengalaman, bahkan cari relasi. Tapi ketika ada kejadian seperti ini, rasa aman itu jadi ikut terguncang. Muncul rasa khawatir, takut, bahkan overthinking kalau hal serupa bisa aja terjadi di tempat lain.

Shelin (19), seorang mahasiswi di salah satu universitas swasta di Jakarta, juga menyampaikan pendapatnya soal kasus ini.

“Tentunya kasus ini sangat disayangkan ya karena kejadian ini berlangsung di kampus atau universitas yang seharusnya menjadi tempat yang aman untuk kita belajar dan berkembang. Tidak ada satu pun perlakuan yang bisa dibenarkan dari pelaku. Harus kita ketahui bahwa kekerasan tidak akan menjadi solusi atau menyelesaikan masalah. Justru kekerasan adalah awal dari dampak buruk dan merugikan banyak pihak”.

Menurut Shelin, kejadian ini bukan cuma soal satu kasus kriminal, tapi juga jadi pengingat bahwa rasa aman di kampus itu penting banget. Lingkungan yang nyaman nggak cuma soal fasilitas atau akademik, tapi juga soal bagaimana mahasiswa bisa merasa tenang secara fisik dan mental.

Shelin juga menyampaikan beberapa harapannya terkait kasus ini. Pertama, ia berharap empati benar-benar diprioritaskan untuk korban dan keluarga korban.

Ia juga berharap masyarakat tidak memperkeruh suasana dengan spekulasi atau asumsi yang belum tentu benar karena hal itu justru bisa memperburuk keadaan.

Selain itu, ia ingin kasus ini ditangani dengan jelas dan transparan supaya tidak menimbulkan tanda tanya di masyarakat.

Menurutnya, kejadian ini juga bisa jadi momen evaluasi untuk kampus-kampus agar lebih serius menciptakan ruang yang aman dan nyaman bagi mahasiswa.

Terakhir, ia berharap mahasiswa bisa lebih peduli dan berempati terhadap sesama karena lingkungan yang aman itu bukan cuma tanggung jawab kampus, tapi juga kita semua sebagai mahasiswa.

  • Penulis: Dizkha
  • Editor: Nakila

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tragedi di Jembatan Kembar Cangar: Pria Ditemukan Tergeletak di Dasar Sungai

    Tragedi di Jembatan Kembar Cangar: Pria Ditemukan Tergeletak di Dasar Sungai

    • calendar_month Sabtu, 25 Apr 2026
    • 0Komentar

    BSDHITZ, BATU – Suasana mencekam kembali menyelimuti kawasan Jembatan Kembar Cangar, Kota Batu, pada Kamis (23/4/2026). Seorang pria tak bernyawa ditemukan tergeletak di dasar sungai yang berada tepat di bawah konstruksi jembatan tersebut. Warga sekitar pertama kali menyadari keberadaan tubuh korban pada pagi hari. Saksi mata segera melaporkan temuan ini kepada pihak berwenang guna mengevakuasi […]

  • Lindungi Generasi Muda, Komdigi Mulai Nonaktifkan Akun Medsos Anak di Bawah 16 Tahun!

    Lindungi Generasi Muda, Komdigi Mulai Nonaktifkan Akun Medsos Anak di Bawah 16 Tahun!

    • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
    • 0Komentar

    BsdHitz – Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) “secara resmi mengumumkan kebijakan tegas untuk menonaktifkan akun media sosial milik pengguna di bawah usia 16 tahun mulai 28 Maret 2026. Langkah besar ini diambil sebagai bentuk implementasi dari aturan turunan Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggara Sistem Elektronik dalam Perlindungan Anak, atau yang […]

  • Resmi Naik per 1 Maret 2026, Inilah Daftar Harga Terbaru BBM Nonsubsidi Pertamina

    Resmi Naik per 1 Maret 2026, Inilah Daftar Harga Terbaru BBM Nonsubsidi Pertamina

    • calendar_month Selasa, 3 Mar 2026
    • 0Komentar

    Bsdhitz, ​JAKARTA – PT Pertamina (Persero) melalui Pertamina Patra Niaga resmi melakukan penyesuaian harga Bahan Bakar Minyak (BBM) nonsubsidi di seluruh wilayah Indonesia yang mulai berlaku pada Minggu, 1 Maret 2026. Kenaikan harga ini mencakup produk mulai dari Pertamax hingga Pertamina Dex. ​Berdasarkan laman resmi Pertamina Patra Niaga, untuk wilayah Jakarta, Jawa-Bali, hingga Nusa Tenggara, […]

  • Akses Media Sosial Anak Dibatasi, Platform Terapkan Verifikasi Usia Lebih Ketat

    Akses Media Sosial Anak Dibatasi, Platform Terapkan Verifikasi Usia Lebih Ketat

    • calendar_month Minggu, 29 Mar 2026
    • 0Komentar

    BSDHITZ, Jakarta – Aturan baru terkait pembatasan akses media sosial bagi anak-anak resmi mulai diberlakukan pada 28 Maret 2026. Kebijakan ini diterapkan untuk melindungi privasi serta kesehatan mental anak-anak di dunia digital yang semakin rentan terhadap berbagai risiko. Sejumlah platform media sosial kini mulai menerapkan sistem verifikasi usia yang lebih ketat, khususnya bagi pengguna di […]

  • Polisi Gerebek Tiga Gudang BBM Subsidi Ilegal di Lampung, 203 Ton Diamankan

    Polisi Gerebek Tiga Gudang BBM Subsidi Ilegal di Lampung, 203 Ton Diamankan

    • calendar_month Selasa, 14 Apr 2026
    • 0Komentar

    BSDHITZ, Lampung –Aparat kepolisian menggerebek tiga gudang karena menduga pelaku menggunakan tempat tersebut untuk menimbun bahan bakar minyak (BBM) subsidi ilegal di Kabupaten Pesawaran, Lampung. Dari penggerebekan tersebut, petugas berhasil mengamankan sekitar 203 ton solar subsidi dengan nilai mencapai Rp160,7 miliar. Petugas menduga pelaku menggunakan gudang tersebut sebagai lokasi penyimpanan sekaligus pengolahan BBM subsidi ilegal. […]

  • https://share.google/jECycxOLFauSSm5BN

    Rem Blong di Jalur Bromo, Minibus Hantam 4 Mobil & Tiang Listrik, Wisatawan Singapura Terluka

    • calendar_month Senin, 11 Mei 2026
    • 0Komentar

    BsdHitz, Probolinggo – Kecelakaan beruntun yang melibatkan lima kendaraan terjadi di jalur wisata menuju Gunung Bromo, tepatnya di Desa Ngadas, Kabupaten Probolinggo, pada Sabtu (9/5/2026). Insiden maut yang diduga kuat dipicu oleh kegagalan sistem pengereman atau rem blong pada sebuah minibus Toyota Hiace ini mengakibatkan sedikitnya 11 orang mengalami luka-luka. Di antara para korban luka […]

expand_less