Breaking News
light_mode
Beranda » News » Bus REEV Pertama di Indonesia Siap Mengaspal: Bisa Jalan 1.600 Km Sekali Isi!

Bus REEV Pertama di Indonesia Siap Mengaspal: Bisa Jalan 1.600 Km Sekali Isi!

  • calendar_month Minggu, 12 Jul 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BsdHitz, JAKARTA – Perusahaan penyedia armada transportasi PT Sinar Armada Globalindo (SAG) bersiap menghadirkan bus pariwisata berteknologi Range Extended Electric Vehicle (REEV) pertama di Indonesia. Bus ramah lingkungan ini sempat mengalami penundaan peluncuran akibat kendala teknis. Kini, unit berukuran 12 meter tersebut dijadwalkan tiba di pelabuhan Indonesia pada pekan pertama Juli 2026.

Djoko Purwanto selaku Technical Director Aletra dan SAG mengonfirmasi kabar tersebut saat ditemui di kawasan Alam Sutera, Tangerang.

Tetap Mengandalkan Motor Listrik

Berbeda dengan kendaraan hybrid konvensional, bus REEV tetap mengandalkan motor listrik murni sebagai penggerak roda utama. Sementara itu, mesin pembakaran internal (diesel) hanya berfungsi sebagai generator otomatis untuk menyuplai daya ke baterai ketika kapasitasnya mulai menipis.

Bus pariwisata ini menggunakan motor listrik PSMS besutan Golden Dragon dengan tenaga 200 kW dan torsi instan mencapai 1.800 Nm. Untuk penyimpanan daya, SAG membekali bus tersebut dengan baterai LFP buatan CALB berkapasitas 142 kWh. Dalam mode listrik murni, bus mampu menempuh jarak hingga 120 kilometer.

Jarak Tempuh Tembus 1.600 Kilometer

Saat melakukan perjalanan jarak jauh antarkota dan tidak menemukan stasiun pengisian daya (charger), generator diesel Yuchai YCRE100 berstandar emisi Euro V berkapasitas 4.295 cc akan langsung menyuplai energi ke baterai.

Generator tersebut mampu menghasilkan tenaga tambahan 162 kW untuk mengisi ulang baterai melalui konektor CCS2. Pengisian daya dari 20 persen hingga 100 persen hanya membutuhkan waktu sekitar 30 menit.

Kombinasi teknologi tersebut membuat bus REEV diklaim mampu menempuh jarak hingga 1.600 kilometer dalam sekali pengisian penuh. Bus ini memiliki kapasitas total 30 orang, terdiri dari 28 kursi penumpang, satu kursi pengemudi, dan satu kursi kru dengan konfigurasi lantai High-Low-High.

Kehadiran bus REEV diharapkan menjadi solusi bagi operator bus di Indonesia. Pasalnya, teknologi ini mampu mengatasi kendala keterbatasan infrastruktur pengisian daya (charging station) di rute antarkota maupun destinasi wisata terpencil.

Melalui daya jelajah yang panjang dan fleksibilitas pengisian daya tanpa khawatir kehabisan energi di tengah perjalanan, bus pariwisata ini siap mendorong pengembangan transportasi hijau yang lebih andal di Indonesia.

  • Penulis: melinda 01
  • Editor: Neti Setiyawati

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • 10 Cara Efektif Menjaga Kesehatan agar Terhindar dari Virus

    10 Cara Efektif Menjaga Kesehatan agar Terhindar dari Virus

    • calendar_month Rabu, 3 Jun 2026
    • 0Komentar

    Perkembangan teknologi dan mobilitas manusia yang semakin tinggi membawa banyak manfaat bagi kehidupan. Namun, kondisi tersebut juga meningkatkan risiko penyebaran berbagai penyakit yang disebabkan oleh virus. Saat ini, masyarakat tidak hanya menghadapi virus yang sudah lama dikenal, tetapi juga berbagai virus baru yang terus muncul di berbagai negara. Oleh karena itu, menjaga kesehatan agar terhindar […]

  • 25 Jurusan Yang Cepat Dapat Kerja Tahun 2026

    25 Jurusan Yang Cepat Dapat Kerja Tahun 2026

    • calendar_month Selasa, 28 Apr 2026
    • 0Komentar

    Memilih jurusan kuliah yang mudah dapat kerja adalah langkah penting untuk masa depan. Banyak siswa sering bingung karena minat dan peluang kerja tidak selalu sejalan. Padahal, dengan memilih jurusan yang tepat, peluang untuk cepat mendapatkan pekerjaan setelah lulus bisa jauh lebih besar. Di era digital dan perkembangan industri yang cepat, ada beberapa jurusan kuliah yang […]

  • Belajar Matematika Bersama Tim BSI Explore 2026 di Desa Barugbug

    Belajar Matematika Bersama Tim BSI Explore 2026 di Desa Barugbug

    • calendar_month Kamis, 10 Sep 2026
    • 0Komentar

    BsdHitz, Karawang – Belajar Matematika BSI Explore menjadi salah satu momen menyenangkan selama kegiatan pengabdian masyarakat di Desa Barugbug, Kecamatan Jatisari, Kabupaten Karawang. Fia, Anneth, dan Alya mendapatkan kesempatan untuk mengajar siswa kelas IV dan kelas V. Kegiatan berlangsung aktif, tertib, dan penuh semangat. Sejak memasuki lingkungan sekolah, antusiasme para siswa sudah terlihat. Mereka menyambut […]

  • Atlet Panjat Tebing Putri Pecahkan Rekor Asia, Emas Gemilang di World Climbing Meishan 2026.

    Atlet Panjat Tebing Putri Pecahkan Rekor Asia, Emas Gemilang di World Climbing Meishan 2026.

    • calendar_month Sabtu, 11 Apr 2026
    • 0Komentar

    BsdHitz, MEISHAN – Atlet panjat tebing kebanggaan Indonesia, Desak Made Rita Kusuma Dewi kembali mengharumkan nama bangsa di kancah internasional. Tampil luar biasa dalam ajang World Climbing Asia Championship (WCAC) 2026 yang digelar di Meishan, Tiongkok, Desak berhasil menyabet medali emas pada nomor speed putri setelah melalui babak final yang penuh tekanan pada Jumat kemarin. Kemenangan […]

  • Penggunaan Sepeda Listrik oleh Anak-Anak Kian Marak, Keselamatan di Jalan Jadi Sorotan

    Penggunaan Sepeda Listrik oleh Anak-Anak Kian Marak, Keselamatan di Jalan Jadi Sorotan

    • calendar_month Sabtu, 11 Jul 2026
    • 0Komentar

    BSDHitz, Tangerang Selatan-Penggunaan sepeda listrik di berbagai daerah semakin marak dalam beberapa tahun terakhir. Kendaraan ini tidak hanya digunakan oleh orang dewasa, tetapi juga oleh anak-anak di bawah umur yang kerap mengendarainya di jalan raya. Kondisi tersebut menjadi perhatian karena dinilai berpotensi meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas dan membahayakan pengguna jalan lainnya. Sejumlah kepolisian daerah […]

  • Harga Plastik Melonjak Hampir Dua Kali Lipat, Pedagang Makanan Mulai Resah

    Harga Plastik Melonjak Hampir Dua Kali Lipat, Pedagang Makanan Mulai Resah

    • calendar_month Rabu, 8 Apr 2026
    • 0Komentar

    BSDHITZ, Jakarta – Harga plastik kemasan dilaporkan mengalami kenaikan signifikan dalam beberapa waktu terakhir. Kenaikan harga tersebut bahkan hampir dua kali lipat, dari sebelumnya sekitar Rp28.000 per kilogram menjadi Rp55.000 per kilogram. Kondisi ini membuat para pedagang makanan mulai merasa resah karena biaya operasional meningkat. Kenaikan harga plastik ini disebut-sebut dipicu oleh meningkatnya harga bahan […]

expand_less