Frugal Living Jadi Cara Anak Muda Menata Pengeluaran di Tengah Gaya Hidup Konsumtif
- calendar_month Minggu, 26 Jul 2026
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
BSDHitz, Tangerang Selatan – Kemudahan berbelanja melalui aplikasi dan tren media sosial membuat banyak orang lebih mudah mengeluarkan uang. Kondisi ini mendorong semakin banyak anak muda menerapkan frugal living. Gaya hidup ini mengajarkan seseorang untuk mengatur keuangan secara bijak dan memprioritaskan kebutuhan utama.
Frugal living tidak berarti menghilangkan semua pengeluaran. Sebaliknya, gaya hidup ini membantu seseorang menentukan prioritas sebelum membeli barang atau menggunakan uang. Misalnya, seseorang bisa mengurangi kebiasaan belanja impulsif. Setelah itu, ia dapat mengalokasikan uang untuk menabung atau memenuhi kebutuhan yang lebih penting.
Selain itu, seseorang dapat menerapkan frugal living melalui kebiasaan sederhana. Contohnya, membuat daftar belanja, membawa bekal dari rumah, memanfaatkan barang yang masih layak pakai, dan membandingkan harga sebelum membeli. Langkah-langkah tersebut membantu seseorang mengelola pengeluaran tanpa mengurangi kenyamanan dalam kehidupan sehari-hari.
Bagi anak muda, frugal living menjadi langkah awal untuk membangun kebiasaan mengelola keuangan secara mandiri. Dengan kebiasaan tersebut, mereka dapat merencanakan keuangan sejak dini. Alhasil, mereka lebih siap memenuhi kebutuhan saat ini sekaligus mempersiapkan masa depan.
- Penulis: Nakila Khoirun Nisa
- Editor: Aisyah Nurutami

Saat ini belum ada komentar