Breaking News
light_mode
Beranda » News » Agar tidak MADESU, Jangan jadi Mahasiswa Kupu-Kupu

Agar tidak MADESU, Jangan jadi Mahasiswa Kupu-Kupu

  • calendar_month Kamis, 21 Mei 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BSDHitz.com, Tangerang Selatan – MADESU atau Masa Depan Suram, jadi momok menakutkan bagi mahasiswa. Apalagi di era sekarang, yang semakin kompetitif di dunia pekerjaan, menuntut mereka harus siap menghadapi tantangan. Biar tidak terjadi, bagi seorang mahasiswa, jangan hanya jadi mahasiswa kupu-kupu (kuliah-pulang-kuliah-pulang).

Hal tersebut dikatakan oleh Neti, mahasiswa semester 3 dari Program Studi (Prodi) Ilmu Komunikasi Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) kampus BSD, yang berlamat di BSD Sektor XIV Blok C1/1, Jl. Letnan Sutopo, Serpong, Lengkong Gudang Timur, Tangerang Selatan. Saat ditemui di kampusnya, pada Kamis (21/5), ia menyebutkan bahwa kampus itu merupakan wadah untuk mengembangkan diri, akan percuma jika hanya mendengarkan dosen di kelas saja, lalu pulang.

“Menurut sudut pandang aku sebagai mahasiswa yang masih segar-segarnya di dunia perkuliahan, biar kita enggak madesu, kuncinya adalah jangan cuma jadi mahasiswa kupu-kupu. Kampus itu wadah yang gede banget, sayang kalau cuma dipakai buat dengerin dosen lalu pulang,” katanya, kepada BSDHitz.com, Kamis (21/5).

Ia juga menegaskan bahwa saat kuliah ada beberapa hal yang harus dilakukan selain belajar di kelas. Pertama, harus eksplorasi dan menjaga relevansi skill.

“Di Prodi Ilmu Komunikasi, kami belajar kalau teori itu penting, tapi praktik jauh lebih krusial. Dunia digital di luar sana bergeraknya cepat banget. Jadi, selama kuliah kita harus curi start buat belajar skill-skill modern yang dicari industri saat ini,” jelasnya.

Lalu yang kedua, mahasiswa juga harus aktif organisasi serta membangun portofolio nyata. Neti beranggapan, teori di kelas tidak akan cukup tanpa portofolio. Selagi masih semester awal, ia mengajak, untuk mulai ikut organisasi kampus, komunitas, atau media mahasiswa.

“Terkahir, kita harus bangun networking (koneksi) sejak kuliah. Masa depan cerah itu sering kali dibangun dari koneksi. Di kampus, kita ketemu banyak orang dengan latar belakang beda-beda. Jalin hubungan baik dengan dosen, kakak tingkat, dan teman seangkatan. Kita enggak pernah tahu, bisa jadi projek bareng teman sekelas hari ini adalah cikal bakal bisnis atau peluang kerja besar di masa depan,” tegas Neti penuh semangat.

Bagi mahasiswa dan teman seangkatannya, ia ingin berbagi pandangan agar tidak MADESU, harus punya value (nilai jual) yang membedakan dengan ribuan lulusan lainnya.

“Selagi masih kuliah, manfaatkan waktu buat salah, belajar, bikin karya, dan bangun relasi. Kuliah itu bukan tempat buat nunggu ijazah, tapi tempat buat nemuin dan membentuk diri kita mau jadi apa di masa depan,” tutupnya.

  • Penulis: Aisyah Nurutami
  • Editor: Rifqi Firdaus

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Everyday Tech: Ordinary Gadgets with Extraordinary Features for 2023

    Everyday Tech: Ordinary Gadgets with Extraordinary Features for 2023

    • calendar_month Sabtu, 17 Feb 2024
    • 0Komentar

    As the timeline of technology perpetually accelerates, 2023 emerges as a testament to human creativity and ingenuity. The realm of gadgets is no longer restricted to mere utility; it’s about amplifying human potential and redefining boundaries. With each passing day, these handheld marvels become an even more integrated part of our daily lives, intertwining with […]

  • Timnas Indonesia Football 7 Bersiap Menuju Intercontinental Cup 2026 di Roma

    Timnas Indonesia Football 7 Bersiap Menuju Intercontinental Cup 2026 di Roma

    • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
    • 0Komentar

    BSDHITZ, Jakarta – Timnas Indonesia Football 7 bersiap tampil dalam Intercontinental Cup 2026 di Roma, Italia. Ajang yang berlangsung pada 30 Juli hingga 3 Agustus tersebut menjadi kualifikasi penting menuju Piala Dunia 2026. Pelatih Timnas Indonesia Football 7, Socrates Matulessy, menyatakan pihaknya sedang membangun kekuatan tim dengan masa persiapan selama tiga bulan ke depan. Ia […]

  • Mobil Hitam Hantam Pilar Stasiun Pondok Ranji, Bagian Depan Hancur Lebat

    Mobil Hitam Hantam Pilar Stasiun Pondok Ranji, Bagian Depan Hancur Lebat

    • calendar_month Sabtu, 9 Mei 2026
    • 0Komentar

    BSDHITZ, Tangerang Selatan – Sebuah mobil berwarna hitam menabrak tiang bangunan di area Stasiun Pondok Ranji siang ini, Rabu (6/5/2026). Insiden tersebut terjadi sekitar pukul 12:55 WIB dan mengejutkan para calon penumpang serta warga di sekitar lokasi. Benturan keras tersebut mengakibatkan bagian depan mobil mengalami kerusakan parah. Pilar beton stasiun yang kokoh membuat moncong kendaraan […]

  • 10 Cara Efektif Menjaga Kesehatan agar Terhindar dari Virus

    10 Cara Efektif Menjaga Kesehatan agar Terhindar dari Virus

    • calendar_month Rabu, 3 Jun 2026
    • 0Komentar

    Perkembangan teknologi dan mobilitas manusia yang semakin tinggi membawa banyak manfaat bagi kehidupan. Namun, kondisi tersebut juga meningkatkan risiko penyebaran berbagai penyakit yang disebabkan oleh virus. Saat ini, masyarakat tidak hanya menghadapi virus yang sudah lama dikenal, tetapi juga berbagai virus baru yang terus muncul di berbagai negara. Oleh karena itu, menjaga kesehatan agar terhindar […]

  • AI Membantu Belajar, tetapi Tidak Bisa Menggantikan Cara Berpikir Manusia

    AI Membantu Belajar, tetapi Tidak Bisa Menggantikan Cara Berpikir Manusia

    • calendar_month Jumat, 22 Mei 2026
    • 0Komentar

    BSDHitz, Tangerang Selatan — Perkembangan Artificial Intelligence (AI) mulai mengubah cara pelajar dan mahasiswa belajar. Kini, banyak mahasiswa memakai AI untuk mencari materi, membuat rangkuman, menerjemahkan informasi, hingga menyusun tugas dengan cepat. Namun, penggunaan AI yang berlebihan juga mulai memengaruhi cara berpikir mahasiswa. Hal itu disampaikan Divia Raj, mahasiswa semester 2 Jurusan Manajemen Universitas Bina […]

  • Aktivis KontraS Disiram Air Keras, Wamen HAM Pastikan Proses Hukum Dikawal

    Aktivis KontraS Disiram Air Keras, Wamen HAM Pastikan Proses Hukum Dikawal

    • calendar_month Minggu, 15 Mar 2026
    • 0Komentar

    BSDHITZ, Jakarta – Seorang aktivis dari Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) dilaporkan menjadi korban penyiraman air keras oleh orang tidak dikenal. Pemerintah melalui Wakil Menteri Hak Asasi Manusia (Wamen HAM) Mugiyanto memastikan akan mengawal proses hukum terkait kasus tersebut. Peristiwa tersebut menambah daftar kekerasan terhadap aktivis yang mendapat perhatian serius dari berbagai […]

expand_less