Breaking News
light_mode
Beranda » News » Tinggal 15 Menit Lagi, Gangguan Listrik Gagalkan Nadia Menuntaskan OSN

Tinggal 15 Menit Lagi, Gangguan Listrik Gagalkan Nadia Menuntaskan OSN

  • calendar_month Jumat, 12 Jun 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BSDHitz, Sukabumi – Nadia, siswi kelas 5 SDN Gandasoli, Kecamatan Cireunghas, Kabupaten Sukabumi, harus mengubur mimpinya untuk meraih prestasi di Olimpiade Sains Nasional (OSN) setelah pemadaman listrik menghentikan ujian yang sedang ia ikuti.

Nadia telah menyiapkan diri selama berbulan-bulan untuk menghadapi kompetisi tersebut. Ia rutin belajar dan mengerjakan latihan soal agar bisa tampil maksimal dalam ajang akademik tingkat nasional itu. Namun, harapannya pupus saat gangguan listrik terjadi ketika OSN berlangsung secara daring pada Senin (8/6/2026).

Pengawas OSN SDN Gandasoli, Isop Sopiah, mengatakan sesi pertama yang berlangsung pukul 08.00 hingga 09.00 WIB berjalan lancar tanpa kendala. Masalah baru muncul pada sesi terakhir yang berlangsung pukul 13.00 hingga 14.00 WIB. Pemadaman itu terjadi ketika Nadia masih mengerjakan soal. Saat itu, waktu ujian hanya tersisa sekitar 15 menit.

Awalnya, Nadia mengira listrik akan kembali menyala dalam waktu singkat. Namun, waktu terus berjalan sementara aliran listrik tidak kunjung pulih.

“Pas awal-awal mati itu masih biasa aja, saya kira awalnya bakal bentar. Tapi ternyata pas udah dengar waktu yang tersisa untuk mengerjakan soal tinggal 15 menit lagi, saya mulai gelisah. Apalagi ini sudah saya siapkan dari berbulan-bulan, jadi saya juga panik,” ujar Nadia.

Menurut pihak sekolah, Nadia menunjukkan semangat belajar yang tinggi selama persiapan OSN. Ia juga mengikuti berbagai latihan untuk meningkatkan kemampuannya sebelum kompetisi berlangsung.

Karena gangguan tersebut, Nadia tidak bisa menyelesaikan seluruh soal hingga batas waktu berakhir. Kondisi itu membuat kesempatan yang telah lama ia tunggu hilang akibat faktor teknis di luar kemampuannya.

Peristiwa ini menunjukkan bahwa pelaksanaan kompetisi daring masih bergantung pada ketersediaan listrik dan jaringan internet yang stabil. Gangguan pada salah satu fasilitas tersebut dapat memengaruhi jalannya ujian dan merugikan peserta.

Meski kecewa, Nadia tetap mendapat dukungan dari keluarga, guru, dan teman-temannya. Mereka berharap pengalaman ini tidak mematahkan semangatnya untuk terus belajar dan meraih prestasi pada kesempatan berikutnya.

  • Penulis: Nakila Khoirun Nisa
  • Editor: Aisyah Nurutami

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Waspada! Kasus Campak Meningkat, Kemenkes Dorong Imunisasi Massal

    Waspada! Kasus Campak Meningkat, Kemenkes Dorong Imunisasi Massal

    • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
    • 0Komentar

    BsdHitz,Jakarta – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) melaporkan adanya peningkatan kasus campak di sejumlah wilayah Indonesia dalam beberapa bulan terakhir, di mana Indonesia berada di posisi kedua dengan kasus campak tertinggi. Hingga minggu ke-8 tahun 2026, tercatat sebanyak 10.453 suspek campak dan 6 kematian. Angka ini meningkat signifikan dibandingkan tahun 2025 yang mencatat 63.769 kasus suspek campak […]

  • Dua Kapal Pertamina Berhasil Keluar dari Selat Hormuz, Dua Kapal Lainnya Masih Tertahan

    Dua Kapal Pertamina Berhasil Keluar dari Selat Hormuz, Dua Kapal Lainnya Masih Tertahan

    • calendar_month Minggu, 15 Mar 2026
    • 0Komentar

    BSDHITZ, Jakarta – Dua kapal milik Pertamina International Shipping (PIS) dilaporkan berhasil keluar dari wilayah Selat Hormuz setelah sebelumnya terjebak di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah. Dari empat kapal milik PIS yang berada di kawasan tersebut, dua kapal yakni PIS Rinjani dan PIS Paragon telah berhasil melanjutkan pelayaran keluar dari wilayah tersebut pada […]

  • DPR Terapkan Penghematan, Jatah BBM Pejabat Eselon I–III Dikurangi

    DPR Terapkan Penghematan, Jatah BBM Pejabat Eselon I–III Dikurangi

    • calendar_month Senin, 30 Mar 2026
    • 0Komentar

    BSD HITZ, Jakarta – Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia mulai memangkas jatah bahan bakar minyak (BBM) bagi aparatur sipil negara (ASN) yang menggunakan kendaraan dinas. Kebijakan ini berlaku bagi pejabat eselon I, II, dan sebagian eselon III sebagai langkah efisiensi anggaran operasional. Sekretaris Jenderal DPR, Indra Iskandar, mengatakan bahwa pengurangan jatah BBM dilakukan satu hari […]

  • Pertamina Resmi Sesuaikan Harga BBM Nonsubsidi, Pertamax Naik Jadi Rp16.250 per Liter

    Pertamina Resmi Sesuaikan Harga BBM Nonsubsidi, Pertamax Naik Jadi Rp16.250 per Liter

    • calendar_month Senin, 15 Jun 2026
    • 0Komentar

    BSDHitz, Tangerang Selatan- PT Pertamina Patra Niaga resmi menyesuaikan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi mulai 10 Juni 2026. Dalam penyesuaian tersebut, harga Pertamax (RON 92) mengalami kenaikan dari Rp12.300 menjadi Rp16.250 per liter, sedangkan Pertamax Green 95 naik dari Rp12.900 menjadi Rp17.000 per liter. Sementara itu, harga BBM bersubsidi seperti Pertalite dan Biosolar tetap dipertahankan […]

  • Tragis, Seorang Ibu di Sumbawa Tega Bakar Anak Kandung yang Sedang Tidur photo_camera 1

    Tragis, Seorang Ibu di Sumbawa Tega Bakar Anak Kandung yang Sedang Tidur

    • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
    • 0Komentar

    Bsdhitz, SUMBAWA – Jagat media sosial dan warga Sumbawa digemparkan oleh aksi kekerasan dalam rumah tangga yang sangat memprihatinkan. Seorang ibu kandung tega menyiramkan bensin dan membakar anaknya sendiri yang sedang tertidur lelap hanya karena korban sulit dibangunkan untuk membantu mencari pakan ternak.

  • Usulan Program MBG Dipangkas Jadi 5 Hari, Disebut Bisa Hemat Rp40 Triliun

    Usulan Program MBG Dipangkas Jadi 5 Hari, Disebut Bisa Hemat Rp40 Triliun

    • calendar_month Jumat, 3 Apr 2026
    • 0Komentar

    BSDHITZ, Jakarta – Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan, Purbaya Yudhi Sadewa mengusulkan agar pemerintah menjalankan program Makan Bergizi Gratis (MBG) selama lima hari dalam seminggu. Purbaya menyebut usulan ini dapat menghemat anggaran hingga Rp40 triliun per tahun. Purbaya menjelaskan bahwa pihaknya melakukan efisiensi tersebut agar program tetap berjalan tanpa membebani anggaran negara secara berlebihan.. […]

expand_less